Wisatanews.id, – Lebaran 2023 menjadi momentum kembalinya hegemoni pariwisata Tanah Air. Orang-orang mungkin akan kembali melakukan perjalanan reguler setelah dilanda badai pandemi Covid-19 dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, hegemoni ini tidak serta merta membuat kita menjadi pelupa dan lengah. Tidak menutup kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan saat kita melakukan perjalanan. Salah satunya bertemu oknum nakal di tempat wisata.

Seperti tahun lalu, sejumlah lokasi wisata di beberapa kabupaten marak dengan masalah tak mengenakkan yang menimpa pengunjung. Mulai dari tilang parkir yang tidak masuk akal, dan seterusnya.

Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda membuat perjalanan Anda aman dan nyaman:

1. Buat rencana

Sekalipun hanya sekedar rekreasi atau hiburan, kegiatan wisata juga perlu direncanakan. Mulai dari tujuan lokasi wisata, jadwal keberangkatan, waktu tempuh, pengecekan jalur lalu lintas dan lain sebagainya.

Perencanaan ini dilakukan sedemikian rupa sehingga Anda dapat meminimalkan risiko kegiatan wisata Anda. Mulai dari rumah, dalam perjalanan menuju lokasi wisata.

2. Melakukan survei

Sebelum menentukan tujuan suatu lokasi wisata yang akan dikunjungi, ada baiknya jika Anda terlebih dahulu melakukan survey. Anda bisa melakukan survei online dengan mengecek status terkini dari tempat wisata yang Anda tuju melalui akun media sosialnya atau berita online.

Biasanya, tempat wisata yang dikelola secara profesional memuat informasi lengkap tentang akun media sosial mereka. Selain itu, jika memungkinkan, Anda juga bisa menjelajahi lokasi wisata secara langsung. Di sana Anda bisa mengenal situasi tepat di lokasi wisata. Mulai dari harga tiket masuk, biaya parkir, fasilitas wisata dan lain sebagainya.

3. Hubungi Tourist Board

Menanyakan kepada pengelola properti wisata merupakan langkah cerdas yang harus dilakukan sebelum mengunjungi tempat wisata. Anda dapat mengambil langkah ini jika Anda berencana untuk bepergian dalam grup.

Biasanya Anda mendapatkan layanan khusus jika Anda telah menyetujuinya dengan pengelola. Dimulai dengan penerimaan, penyediaan fasilitas dan sebagainya.

4. Penampilan bijaksana

Di mana ada ruang publik atau fasilitas publik, biasanya ada peluang terjadinya kejahatan. Oleh karena itu, Anda tidak disarankan untuk tampil mencolok, misalnya menggunakan perhiasan berlebihan atau aksesoris mahal lainnya.

5. Hati-hati dan waspada

Saat tiba di tempat tujuan wisata, seringkali kita merasa lupa diri karena saking senangnya. Hal ini tentu berbahaya, karena akan menurunkan tingkat kewaspadaan kita terhadap lingkungan.

Banyak ancaman bisa menimpa Anda ketika Anda tidak hati-hati. Mulai dari fenomena alam yang tidak terduga, praktik kriminalitas, kehilangan anggota keluarga dan lain sebagainya. Oleh karena itu, saat mengunjungi tempat wisata perlu tetap waspada dan hati-hati.

Bagikan: